Sosialisasi Pendidikan Pemilih: KPU Garap Organisasi Kemahasiswaan

0

MENES – KPU Pandeglang saat ini tengah melakukan sosialisasi terhadap pendidikan pemilih pemula di wilayah Kabupaten Pandeglang. Kegiatan itu dilakukan agar mereka yang berusia 17 tahun pada tanggal 17 April 2019 mendatang bisa mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melaksanakan hak politiknya.

Komisioner KPU Pandeglang Ahmadi mengatakan, pemilih pemula rentan tidak melaksanakan hak politiknya (memilih) jika tidak massif dilakukan sosialisasi. Oleh karena itu, KPU Pandeglang mengajak semua stakeholder termasuk organisasi kemahasiswaan untuk terus mensosialisasikan sekaligus mengajak kepada pemilih pemula untuk datang ke TPS.

“Organisasi kemahasiswaan cukup strategis untuk bersinggungan dengan pemilih pemula. Termasuk mereka yang belumMakanya koordinasi perlu terus dibangun,” kata Ahmadi, usai memberikan materi sosialisasi pendidikan pemilih dalam acara Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Pengurus Komisiariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sekolah Tinggi Agama Islam Menes(PK PMII STAIM) di aula Baitul Hamdi, Menes, Jumat (12/10).

Dikatakan Ahmadi, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemkab melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang untuk terus jemput bola mendatangi masyarakat khususnya pemilih pemula untuk segera melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

“Apalagi kan Pemilu tahun depan sesuai yang termaktub dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, calon pemilih harus memiliki e-KTP karena basisnya adalah domisili sesuai e-KTP,” tukasnya.

KPU Pandeglang juga, kata Ahmadi, terus mendatangi SLTA yang ada di wilayah Pandeglang melalui program KPU Go To School agar siswa SLTA yang genap berusia 17 tahun pada 17 April 2019 mendatang segera melakukan perekaman e-KTP bagi yang belum melakukan.

“Kita juga perintahkan PPK dan PPS untuk terus menyisir pemilih pemula di wilayah kerjanya masing-masing,” tuturnya.

Saat disinggung jumlah pemilih pemula di wilayah Kabupaten Pandeglang, Ahmadi mengaku tidak hafal persis. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya agar semua warga Pandeglang yang memenuhi syarat untuk memilih datang ke TPS pada saatnya nanti.

“Kita juga saat ini mendirikan posko GMHP (Gerakan Melindungi Hak Pilih), di setiap kecamatan dan desa / kelurahan,” tuturnya.

Komisioner KPU Pandeglang Andri Ausini menambahkan, pendirian dan sosialisai GMHP tidak hanya di posko yang sudah dibentuk, melainkan di website www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

“GMHP ini waktunya 1 hingga 28 Oktober 2019 mendatang,” tutupnya. (ahmadi.kpupdg)

Share.

About Author

Leave A Reply

twenty − 7 =

<\/body>