Penyelenggara Pemilu Wajib Berintegritas

0

BOGOR – Para Komisioner, Sekretaris, para Kasubbag dan Staf di lingkungan KPU Pandeglang akan menjaga integritas baik pada saat tahapan Pemilu, Pilkada maupun bukan pada saat tahapan pemilihan. Itu dilakukan karena merupakam kewajiban penyelenggara Pemilu yang sudah melekat sesuai dengan sumpah yang diucapkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas & SDM) KPU Pandeglang Ahmadi, saat mengikuti Rapat Evaluasi SDM Rekruitmen Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang digelar KPU Banten di Loren Sentul Hotel, Sirkuit Sentul, Bogor, Kamis – Sabtu (5 – 7 September 2019).

Hadir dari KPU Pandeglang Ketua yang juga Ketua Divisi Keuangan Umum Logistik da Rumah Tangga (KUL & RT) Ahmad Suja’i, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan A. Munawar, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Samsuri, Sekretaris Tb. Muhdi, Kasubbag KUL & RT Fikri Firdaus, Kasubbag Data dan Informasi (Datin) Tata Jumanta dan Staf SDM pada Bagian KUL & RT, Sulastri.

“Para penyelenggara Pemilu bisa diberhentikan jika mereka tidak profesional, cacat moral, tidak netral dan lain-lain,” papar Ahmadi.

Kendati demikian, Ahmadi menyampaikan bahwa Pemilu akan berintegritas jika penyelenggara, peserta dan pemilih juga berintegritas. Oleh karena itu, persoalan ini saling berkaitan.

“Masyarakat umum juga bisa melakukan pengawasan. Apalagi tahun 2020 mendatang KPU Pandeglang juga akan menggelar Pilkada serentak,” paparnya.

Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Banten Rohimah menuturkan, integritas penyelenggara Pemilu adalah sesuatu yang penting. Oleh karena itu, sikap dan tingkah lakunya harus dijaga.

“Anggota lembaga manapaun di dunia ini memiliki kode etik, begitu juga dengan penyelenggara Pemilu termasuk KPU,” imbuhnya. (***)

Share.

About Author

Leave A Reply

fourteen − 2 =

<\/body>