KPU PANDEGLANG MEMBUKA POSKO LAYANAN GERAKAN MELINDUNGI HAK PILIH (GMHP) DI SEKITARAN ALUN ALUN PANDEGLANG

0

KPU-pandeglangkab.go.id –Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pandeglang membuka Posko Pelayanan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) di Sekitaran Alun-alun Pandeglang, untuk menyisir pemilih yang belum terdaftar sebagai pemilh terutama pemilih baru atau pemilih yang masuk kategori pemilih khusus yang belum masuk dalam DPT, Gerakan ini diselenggarakan serentak di Seluruh Indonesia.

KPU Pandeglang mengajak masyarakat menyukseskan Pemilu 2019 melalui Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP).

Gerakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Suja’i mengatakan, gerakan ini dilakukan dengan mendata pemilih yang belum masuk ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) lewat mekanisme verifikasi faktual. Pendataan ini akan fokus pada kalangan pemilih yang memang belum terdaftar sebagai pemilih di DPT, dan juga menyisir kaum Pemilih Pemula.

“Dengan potensi pemilih tidak ada dalam DPT yang jumlahnya masih banyak, bagi kami ini potensi masalah serius,” kata Ahmad Suja’i di Posko Layanan GMHP, Alun-alun Pandeglang. Minggu (30/09/2018)

Menurutnya, kami akan mengoptimalkan untuk menyisir warga yang mempunyai hak pilih namun belum terdaftar dalam DPT.

“Jadi selama sebulan kurang lebih kami akan data dan menyisir warga Masyarakat yang belum masuk daftar pemilih,” imbuhnya.

Sementara Komisioner KPU Pandeglang, Andri Ausani selaku Kepala Divisi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) sekaligus memantau berlangsungnya kegiatan GMHP di Alun-alun Pandeglang, mengapresiasi baik dan mengatakan bahwa dengan semangat besar menghasilkan DPT yang bersih dan melindungi hak konstitusional  warga.

“Sebagaimana telah diatur dalam surat edaran KPU RI Nomor 1099 tentang Penyempurnaan DPTHP-1, yang salah satu substansinya adalah KPU harus melakukan kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) untuk memasukan pemilih baru yang belum terdaftar dalam DPT yang berlangsung dari 1 – 28 Oktober 2018, dengan meliputi Pembukaan Posko Layanan Pemilih bagi Warga  yang belum terdaftar dalam DPTHP, melakukan koordinasi aktif dengan Disdukcapil dan kelompok-kelompok masyarakat yang potensial kehilangan hak pilih, melakukan kembali sosialisasi daftar pemilih”. Tutur Andri.

Share.

About Author

Leave A Reply

eighteen − fifteen =

<\/body>